Commercialbank Grand Prix of Qatar
Circuit info
Length: 5.380 m. / 3,343 miles
Width: 12m
Left corners: 6
Right corners: 10
Longest straight: 1.068 m. / 0,664 miles
Constructed: 2004
Modified:
Introduction:
The fabulous Losail International Circuit lies on the outskirts of Doha, the capital city of Qatar. Built in little over a year, the track cost $58 million USD and required round-the-clock dedication from almost 1,000 workers in order to get it ready for the inaugural event - the Marlboro Grand Prix of Qatar on the 2nd October 2004.
The track itself is a flowing layout of 5.4 kilometres, surrounded by artificial grass designed to prevent sand from the neighbouring desert from blowing onto the circuit. The main straight is over a kilometre in length and there is a good mix of medium and high-speed corners, including a couple of quick left-handers which has proved particularly popular with the riders.
In 2008 Qatar celebrated the first night time Grand Prix in history, following the construction of permanent outdoor lighting. The switch to night time racing was a success and has continued to be so, with the Qatar event now established as one of the most spectacular on the MotoGP calendar.
How to arrive
Losail International Circuit is located approx. 30 km from the Doha Airport and approx. 20 km from the Doha Centre.
LOSAIL INTERNATIONAL CIRCUIT
Al Wusail,North Relief Road
P.O.Box 4611
www.circuitlosail.com
The route to the circuit from the Doha airport:
Drive through Al-Matar Street and turn right at Toyota Tower, then keep going through C-Ring Road. Keep driving along Corniche road all the way until reaching the Sheraton hotel then take a left towards City Centre.
Drive to Al-Wahda Street and turn right into Istiqlal Street. Keep straight then turn left going to Doha Golf Club. Turn to the right on the roundabout going north to Al-Khor Highway until you get to Losail International Circuit
GPS Circuit Entrance:
25°28'59.09"N, 51°27'22.89"E
Records
Season
Rider
Motorcycle
Time
Speed
MotoGP
Fastest Lap
2008
Jorge LORENZO (SPA)
Yamaha
1'53.927
170.0 km/h
Circuit Record
2008
Casey STONER (AUS)
Ducati
1'55.153
168.2 km/h
Best Pole
2008
Jorge LORENZO (SPA)
Yamaha
1'53.927
170.0 km/h
Top Speed
2009
Dani PEDROSA (SPA)
Honda
338.6 km/h
Moto2
Fastest Lap
2011
Stefan BRADL (GER)
Kalex
2'00.168
161.2 km/h
Circuit Record
2011
Alex DE ANGELIS (RSM)
Motobi
2'01.003
160.1 km/h
Best Pole
2011
Stefan BRADL (GER)
Kalex
2'00.168
161.2 km/h
Top Speed
2011
Bradley SMITH (GBR)
Tech 3
279.9 km/h
125cc
Fastest Lap
2008
Bradley SMITH (GBR)
Aprilia
2'05.242
154.6 km/h
Circuit Record
2008
Scott REDDING (GBR)
Aprilia
2'05.695
154.1 km/h
Best Pole
2008
Bradley SMITH (GBR)
Aprilia
2'05.242
154.6 km/h
Top Speed
2008
Stefan BRADL (GER)
Aprilia
241.5 km/h
2012 MotoGP calendar
08-04
QatarLosail
29-04
SpainJerez
06-05
PortugalEstoril
20-05
FranceLe Mans
03-06
CatalunyaCatalunya
17-06
Great BritainSilverstone
30-06
NetherlandsAssen
08-07
GermanySachsenring
15-07
ItalyMugello
29-07
United StatesLaguna Seca
19-08
IndianapolisIndianapolis
26-08
Czech RepublicBrno
16-09
San MarinoMisano
30-09
AragónMotorland
14-10
JapanMotegi
21-10
MalaysiaSepang
28-10
AustraliaPhillip Island
11-11
ValenciaValencia

Jerez - Dengan tenaga lebih besar yang dimiliki motor 1.000cc, lintasan-lintasan tertentu seperti Jerez memunculkan problem tersendiri, sebagaimana yang dirasakan oleh Casey Stoner. Kenapa?
Musim ini para penikmat MotoGP akan sangat menantikan aksi para pebalap menggeber tunggangannya melebihi kecepatan 354 per jam di sirkuit-sirkuit cepat macam Losail, Catalunya, dan Mugello.
Di Losail yang memiliki lebar lintasan 12 meter, setidaknya ada trek lurus terpanjang yang membentang sampai 1.068 meter untuk para rider tancap gas.
Tak jauh berbeda halnya dengan Mugello, yang lebar lintasannya 14 meter dan memiliki trek lurus terpanjang sampai 1.141 meter. Sementara Catalunya meski hanya memiliki lebar resmi 12 meter, trek lurus terpanjangnya membentang sampai 1.047 meter.
Sirkuit-sirkuit cepat macam ketiganya niscaya akan menjadi pentas menarik buat para rider untuk adu cepat dengan motor 1.000cc. Namun, sebaliknya dengan lintasan dengan karakteristik lambat.
Di Jerez, misalnya. Sirkuit yang akan menjadi tempat seri balapan ke-2 itu memiliki lebar lintasan ketat, 11 meter, dengan trek lurus terpanjangnya "cuma" 607 meter.
Tidak heran kalau kemudian Jerez--dan sangat mungkin lintasan berkarakteristik serupa seperti Sachsenring yang punya lebar 12 meter dan trek lurus terpanjang 700 meter--bikin frustrasi Stoner selama sesi tes pra-musim selama tiga hari pekan lalu, kendati ia menyudahi tes dengan waktu tercepat.
"Lintasan seperti ini terlalu kecil, terutama untuk motor besar seperti ini. Anda tak butuh masuk ke gigi enam. Bahkan di Laguna Seca pun saya pikir kita masih akan bisa memiliki kecepatan lebih tinggi," tutur Stoner kepada MCN.
Laguna Seca yang disinggung si rider Honda memang cuma memiliki trek lurus terpanjang 453 meter, tetapi setidaknya lintasannya lebih lebar dari Jerez, yakni 15 meter.
"Di sini berkendara jadi bikin frustrasi karena harus terus menurunkan dan menaikkan kecepatan dari satu tikungan ke tikungan selanjutnya, dan tidak ada zona di mana Anda bisa mendayugunakan tenaga motor ini dengan baik."
"Ketika kami tiba di lintasan yang lebih terbuka, buatku akan lebih menarik karena aku jadi bisa mengeluarkan tenaga dari motor ini," simpul sang juara bertahan.

Milan - Valentino Rossi merasa Ducati memiliki persamaan dengan tim Formula 1 Ferrari. Meski begitu Ducati tak bisa berharap memperoleh hasil mengejutkan seperti yang didapat Ferrari di GP Malaysia.
Dalam tes yang dilakukan selama tiga hari pada 23-25 Maret lalu, Rossi memulai dengan mengecewakan karena waktunya nyaris terpaut dua detik dari pembalap tercepat.
Pada hari kedua ia terkendala cuaca, tetapi perubahan setelan motor di hari ketiga membuat pebalap Italia ini sukses memangkas waktunya dari pebalap tercepat, Casey Stoner untuk menutup tes di posisi keenam.
Rossi membandingkan situasi Ducati dengan tim Formula 1, Ferrari yang juga mengalami kesulitan dalam belakangan ini. Namun, tim 'Kuda Jingkrak' dengan pebalapnya Fernando Alonso secara mengejutkan bisa menjadi juara di Sepang akhir pekan lalu kendati hanya start dari posisi sembilan.
MotoGP 2012 akan dibuka di Qatar pada dua pekan ke depan. Rossi merasa Ducati tidak bisa mendapatkan hasil mengejutkan di Losail seperti yang didapat Ferrari.
"Saya tidak tahu apakah itu mungkin bagi kami bisa melakukan keajaiban semacam itu di Doha," ucap Rossi kepada Gazzetta dello Sport yang dikutip Autosport.
"Ini adalah situasi nyata saat ini: tidak terlalu menyenangkan seperti di (tes) Sepang pertama juga tidak putus asa seperti Sepang kedua," sambungnya.
"Saya mengatakan keapda (Filippo) Preziosi (manajer umum Ducati Corse) hal-hal apa saja yang tidak berhasil. Setelah tes pertama di Malaysia sesorang memiliki sejumlah ide bagus yang berubah menjadi hal buruk," sungut dia.

Jerez - Valentino Rossi menyudahi sesi tes hari terakhir di Jerez dengan menempati posisi enam. Menilik catatan waktu, riderDucati itu mengaku cukup siap tampil di balapan pertama musim ini.
Musim lalu Rossi melakoni debutnya bersama Ducati dengan mengecewakan. Tanpa satu kemenangan pun, Rossi hanya bisa satu kali naik podium.
Pun begitu ia tetap optimistis menjelang musim keduanya. Ini tak lepas dari penggunaan rangka alumunium baru di Desmosedici GP12, yang performanya juga dipuji Rossi dalam tes periode I di Sepang.
Akan tetapi, kemajuan yang ia harapkan mengalami kendala dalam tes periode II di Sepang. Apalagi motornya juga mengalami masalah di tikungan, yang mana juga berlanjut dalam tes di Jerez.
"Sialnya kami bikin kesalahan di Sepang II akibat setelan motor yang buruk dan kami sedikit membayar kesalahan itu juga pada hari Jumat karena kami memulai dari titik tersebut," aku Rossi usai tes terakhir di Jerez, seperti dilansirCrash.
Dari tes selama tiga hari di Jerez, 23-25 Maret, Rossi memulai dengan tak memuaskan karena waktunya terpaut nyaris 2 detik dari pebalap tercepat. Pada hari kedua ia terkendala cuaca, tetapi perubahan setelan motor di hari ketiga membuatnya sukses memangkas waktu dari pebalap tercepat, Casey Stoner. Rossi kini hanya terpaut 0,953 detik dari rider tercepat dan menempati posisi keenam di hari terakhir.
"Perlahan-lahan, kami sampai ke potensi kami: Aku duduk di posisi enam, dan mencatatkan 1 menit 39,7 detik, yang mana catatan waktu bagus mengingat kami hanya mengendarai motor ini selama enam atau tujuh hari."
"Kami sudah mengganti setelan motor, pertama di bagian belakangnya lalu bagian depan, dan sekarang aku bisa masuk ke tikungan dengan cukup baik lagi. Aku kini bisa lebih mengambil 'risiko'," paparnya.
Dengan hasil tersebut kini Rossi pun menanti seri pembuka di Losail, Qatar, pada 8 April mendatang dengan optimistis. Di Losail sendiri, Rossi musim lalu cuma finis di posisi 7.
"Meski kami sangat sadar bahwa kami masih memiliki banyak pekerjaan di depan, jika kami melihat selisih dengan pebalap terdepan kami bisa bilang kalau kami sudah siap untuk balapan perdana," seru Rossi.

Jerez - Jorge Lorenzo tampaknya menatap seri perdana MotoGP dengan optimistis. Hal itu tak lepas dari rasa puas rider Yamaha tersebut atas hasil di dalam tes pra-musim terakhir sebelum musim balapan dimulai.
Dalam tes hari terakhir di Jerez, Minggu (25/3/2012), Lorenzo sempat menjadi satu-satunya rider yang bisa menembus kisaran waktu 1 menit 38 detik.
Di saat-saat terakhir, torehan waktu terbaik Lorenzo bisa dilebihi oleh juara musim lalu, Casey Stoner. Rider Honda itu jadi yang tercepat dengan selisih 0,173 detik dari Lorenzo.
Akan tetapi, itu tak mengurangi rasa puas Lorenzo. Pasalnya, dalam tes yang juga digunakan sebagai simulasi balapan tersebut ia membuat waktu-waktu memuaskan.
"Aku sangat senang karena kami mencoba membuat waktu lap bagus jadi pagi ini kami memakai ban belakang baru untuk menorehkan waktu 1 menit 38,9 detik, yang mana sangat bagus," kata Lorenzo di Crash.
"Sore harinya kami menajamkan performa motor untuk simulasi balapan yang berjalan sangat baik," lanjutnya gembira.
Dalam tes di Jerez tersebut, tiga rider Honda lainnya juga tampil menjanjikan di atas motor 1.000cc-nya masing-masing. Rekan setim Lorenzo, Ben Spies, ada di posisi empat, diikuti oleh dua pebalap Monster Yamaha Tec 3, Cal Crutchlow (posisi 5) dan Andrea Dovizioso (posisi 7).
"Secara umum kami sangat senang, bukan saja diriku, Ben juga sangat bersaing seperti hanya Cal dan Andrea. Kami memang mesti sedikit meningkatkan aspek pengereman, jika kami bisa melakukannya maka kami bisa menajamkan waktu," lugas Lorenzo.
Seri pertama MotoGP 2012 akan dimulai di Losail, Qatar, 8 April mendatang. Di kelas MotoGP, capaian terbaik Lorenzo di Losail adalah menjadi runner-up pada musim 2008, 2010, dan 2011, dan mengemas posisi pole pada musim 2008.

Jerez - Menjadi yang tercepat di hari ketiga sesi tes di Jerez membuat Casey Stoner menyapu bersih tiga ujicoba pra musim yang digelar. Meski terus berada di puncak, sang juara dunia yakin Honda tunggangannya masih bisa lebih baik.
Stoner sebelumnya telah menjadi pembalap tercepat di dua sesi tes yang digelar di Sepang, Malaysia. Dan di akhir pekan ini dia kembali menempatkan namanya pada posisi teratas dalam ujicoba yang digelar di Jerez.
Rangkaian hasil tersebut jadi indikasi bagus buat dia mempertahankan gelar jelang dimulainya musim 2012 pada 8 April mendatang di Losail. Puas dengan apa yang sudah didapat, Stoner menyebut kalau motornya masih bisa lebih baik lagi.
"Hari ini kami sangat puas dengan waktu tempuh lap yang kami dapat tapi saya pikir kami masih bisa meningkatkan motor sebelum balapan dimulai. Bagaimanapun, kami merasa kami membuat kemajuan di atas lintasan," sahut Stoner di Crash.
"Kami menjalani banyak putaran dan tes yang lebih lama untuk lebih memahami konsumsi bahan bakar dan hal-hal semacamnya dan secara umum kami puas dengan jalannya seluruh tes. Sekarang kami bisa balapan dengan benar-benar menikmatinya," tuntas Stoner.


